Langsung ke konten utama

Postingan

Puasa Sebagai Kawah Candradimuka Tarbiyah Kesabaran

Oleh: Taufiq Agus  لكل شيء زكاة وزكاة الجسد الصوم والصيام نصف الصبر (رواه ابن مجه) Setiap sesuatu memiliki kewajiban untuk dikeluarkan zakatnya dan zakat tubuh adalah berpuasa, dan puasa adalah sebagian dari kesabaran. (HR. Ibnu Majah) Saudaraku seiman, setanah air, seperjuangan di tengah- tengah kesibukan hari-hari dan pandemi Covid-19 yang telah melanda negeri kita tercinta ini, tidak terasa rasanya kita sudah bertemu kembali dengan BBM ( bulan berkah magfirah) yang istimewa, bulan yang kita tunggu-tunggu yaitu bulan suci Ramadhan tepatnya pada hari Jumat Kliwon 24 April 2020.  Terkait dengan hadits di atas perlu kita pahami bersama bahwa ibadah puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam dan ibadah spesial yang berbeda dengan ibadah yang lain, sesuai sabda Rosulullah SAW yang artinya: "Puasa itu adalah bagi-Ku, maka Akulah (Allah SWT) yang menentukan pahalanya." (Hadits qudsi) Seorang ulama' kaliber Muhammad bin Muhammad al-Husaini berkomentar dalam kitabnya Syahru...

Menjadi Pribadi Yang Sabar di Tengah Pandemi Covid-19

"Hai orang-orang yang  beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah SWT beserta orang-orang yang sabar (QS. Albaqarah 153)" Oleh: Imam Agus Taufiq Kurang lebih tiga bulan ini kita dihadapkan situasi dan kondisi Pandemi Covid-19 atau wabah virus Corona yang hampir melanda seluruh penjuru dunia. Hal ini menjadikan dampak yang luar biasa di segala sektor terutama sektor ekonomi. Sebelumnya semua aktivitas kegiatan bisa dilakukan secara bebas, kali ini harus dijalankan dengan mematuhi protokol kesehatan dengan sosial distancing, pysical distancing, pakai masker, dan cuci tangan guna memutus penularan virus Corona.   Gonjang-ganjing virus Corona ini harus kita lawan dengan selalu membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terutama dengan penuh kesabaran. Sabar berasal dari bahasa arab sabrun. Dalam kamus al-Mu'jam al-Wasith, kata sabrun mengandung beberapa beberapa makna etimologi sebagai berikut: sabar menahan diri dan ...

Berguru Literasi

Malam itu tepatnya hari Senin malam Selasa tanggal 29 Juni 2020 sehabis sholat Isya' saat jarum jam menunjukkan pukul 19.00 wib, aku bergegas menuju ruang tamu. Tak aku lewatkan kesempatan yang sangat berharga ini untuk mengikuti program yang dihelat Dr. Ngainun Naim dan kawan-kawan dalam acara yang bertajuk kampus desa Indonesia. Aku beranikan hadir secara virtual dalam acara ini walaupun dalam benak pikiran ada rasa kurang percaya diri, masalahnya aku merupakan pendatang baru sedangkan yang hadir secara virtual ini memang mereka-mereka yang sudah ahli di bidang dunia literasi. Boleh dibilang mereka adalah ahlinya ahli literasi. Acara ini tidak aku sia-siakan demi berguru di dunia literasi untuk melahap ilmu dari sang ahlinya ahli dengan bahasa yang mengalir dan renyah dari pemateri. Seperti apa yang dipaparkan Dr. Ngainun Naim, sebenarnya semua orang itu bisa menulis tetapi mereka itu takut dan malu. Begitu juga modal seorang penulis adalah membaca, ...

Asumsi yang Salah

Pagi tadi setelah sholat Subuh aku menatap keluar rumah melihat udara segar dan sejuk. Sehabis itu aku bergegas ganti kaos dan sambil ambil sepeda. Tak lama kemudian aku keluar rumah sambil mengayun sepeda menuju jalan sekitar persawahan dengan pelan-pelan. Aku tatap sisi kanan kiri jalan terlihat persawahan  dengan tanaman padi yang kelihatan hijau sambil menikmati udara segar dan pemandangan yang sangat asik. Terbentang sawah yang sangat luas dan di dekatnya ada gunung yang pohonnya mulai tumbuh bersemi. Dengan berjalan  mengayun sepeda sekitar kurang lebih 10 meter, aku bertemu seseorang yang lewat sambil berkeluh kesah dengan temanya. Terdengar obrolan yang intinya, andaikan aku mati anakku mau kerja apa? Terus makan apa? Dari sini, dalam hatiku berucap nikmat mana lagi yang engkau dustakan. Padahal kalau mau mengambil hikmah dari kisah Nabi Ibrahim AS diwaktu beliau akan wafat, beliau pernah berpesan kepada anaknya. Isi pesannya, " nak kalau nanti bapak sudah wafat ka...

Berkatalah Yang Benar

Situasi sekarang ini masyarakat semakin takut akan bahaya Covid-19. Akibat dari ulah mereka yang kurang benar dalam memberikan informasi baik lewat lisan atau medsos yang kurang fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan). Secara tidak langsung dengan desas desus yang kurang valid, menyebabkan mereka yang kategori usia tua ngedrop sistem kekebalan tubuhnya dan juga membuat kegaduhan di masyarakat. Maka seharusnya kita sebagai warga negara yang baik, harus pandai memilah dan memilih, menyaring sebelum mensharing dan jangan menakut-nakuti dengan menyebar berita hoaks. Kalau sudah begini salah siapa? dan siapa yang rugi? Sebagai manusiawi alangkah baiknya kita memberikan informasi yang benar dan layak atau tidak untuk dikosumsi masyarakat. Al-Qur'an sebagai kitab suci kita memberikan contoh tentang perkataan yang benar. Ketika seorang istri ditinggal mati suaminya, ia meninggalkan warisan harta yang cukup serta anak laki-laki dan perempuan. Dalam ajaran Islam, bagi...

Ngaji ( Ngatur Jiwo)

Saben rung minggu sepisan tim LBM NU Kalidawir gelar acoro kajian kitab Minhajut Thalibin ono ing gedung aula MWC NU Kalidawir. Kajian iki sepisan digagas dening konco-konco tim LBM NU Kalidawir sing tujuanae kangge ngasah lan najemne literasi kitab kuning(klasik). Sak liyane iku ugo kitab sing duwe jeneng Minhajut Thalibin dadi salah sijine kitab sing kudu wajib diwoco dening poro pengkaji mazhab Syafi'i. Kitab iki ditulis Imam an-Nawawi salah sijine mujtahid bil mazhab asy-Syafi'i fatwane dadi acuan pengikut mazhab Syafi'i. Saking ati-atine ngedohi nulare virus Corona lingguhe diatur sak meter-meter. Lan kegiatan iki diwiwiti mulai jam 8 bengi sampek 11 bengi. Ngak kroso saking serune kajian iki lan akehe pitakon, wektune koyo sedelo. Kajian iki sak benere ugo untuk umum, dadi sopo wae sing ngelak babakan ilmu fiqih iso melok lan takon masalah saben dinone sing ono kaitane ibadah. Supoyo ibadah sing dilakoni iso bener lan mantep. Ora ono rugine melu acaro iki, ke...

Ghirrah Berkhidmat di NU

Menuju kemandirian NU menyongsong kejayaan NU satu abad, keberadaan NU  MWC NU Kalidawir mengalami perubahan yang sangat signifikan. Semenjak NU MWC Kalidawir dinahkodai oleh Drs. H. Su’jai Habib, MM, saya rasa NU MWC Kalidawir dapat bergerak cepat dan tanggap. Hal ini dapat kita lihat dari berjalannya koin NU, berdirinya BMT NU Kalidawir, Lazisnu, Penyelenggarakan madrasah amil zakat NU, dan baru saja disenggarakan madrasah da’i NU di era milenial. Bukti lain yang jangkauannya lebih luas, konsep tahun 2020 NU menjadi organisasi Internasional yang telah diwacanakan sejak tahun 2008 bukan tidak mungkin akan menjadi kenyataan. Nyatanya, saat ini gaung gema NU semakin didengar oleh dunia luar. Dan bukti nyata sekarang ini, ketika negara kita terjadi kekacauan, NU tampil  sebagai penyeimbang. Karena NU didirikan oleh orang yang sakti mandra guna lahir dan batin. NU berdiri  melalui proses panjang dan akhirnya eksis sampai saat ini hingga akhir zaman. Saya ingat ...