Langsung ke konten utama

Merajut Tali kebahagiaan



Mungkin kita sering berfikir bagaimana cara melakukan tiga hal dalam satu waktu, mungkin pikiran anda sama atau tidak dengan pikiranku. 
Aku berfikir melakukan tiga hal dalam satu waktu bisa kita lakukan andaikan kita jadi seorang juragan atau pejabat yang mempunyai asisten atau pembantu, tapi tidak seperti itu. 
Pekerjaan atau amalan ini dilakukan ngk usah nunggu menjadi juragan atau pejabat, tetapi kita bisa melakukan asalkan kita punya tekad untuk melakukannya. Di antara tiga pekerjaan yang bisa kita lakukan dalam satu waktu pertama adalah tatkala kita mau tidur membaca surat ikhlas tiga kali sebagaimana menghatamkan al-Qur'an tiga puluh juz, kedua barang siapa membaca tasbih, hamdalah, takbir yang dirangkai dalam lafal subhanallah wal hamdulillah wa lailaha illahu waAllahu Akbar sebagaimana ibadah haji dan umrah, ketiga barang siapa membaca shalawat sampai ia lelap tertidur itu sebagaimana kita mendapatkan syafa'at nabi Muhammad SAW.
Demikian tadi tiga pekerjaan atau amalan yang bisa kita lakukan dalam satu waktu yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Kelihatannya mudah tapi kadang kita lupa dan tidak bisa konsisten atau istiqomah. Mumpung ada waktu luang mari kita lakukan amalan tadi walaupun sepele tetapi mengandung manfaat yang besar karena tidak ada yang besar tanpa yang kecil begitu sebaliknya. 
وكم من مشهور ببر كة المسطور

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jejaring Santri Tegalsari Ponorogo di Tulungagung

Oleh: Imam Agus Taufiq Jejaring Pesantren Tegalsari Ponorogo yang ada di Tulungagung dapat diungkap melalui salah satu ipar Kyai Muhammad Ageng Besari, yaitu Raden Witono/ Syekh Hasan Ghozali yang berkiprah di Tulungagung. Hasil pernikahannya dengan Nyai Jarakan, Syekh Hasan Ghozali memiliki putra-putri antara lain  Kyai Imam Jauhari Mahmud (Notorejo Gondang Tulungagung), Kyai Muntaha (Mbah Muntaha Jarakan Gondang Tulungagung), Kyai Gembrang Serang ( Kyai Ageng Nur Rahmatullah), dan Nyai Robi'ah. Nama lain Syekh Hasan Ghozali Kalangbret, Tulungagung adalah Kyai Ageng Witono atau Kyai Naib Witono atau Kyai Mangun Witono. Mengapa disebut Mbah Witono karena Syekh Hasan Ghozali merupakan sosok yang pertama kali mengadakan kajian-kajian Islam (wiwitane ono: Jawa) di daerah Kalangbret Tulungagung. Syekh Hasan Ghozali sering bersilaturrahmi dengan keluarga-keluarga dari Raden Setro Menggolo ( Syekh Abu Naim Fathullahyang makamnya terletak di barat makam Sentono Lodoyo Blitar) dan Raden Ra...

Ketentraman Hati

 Oleh : Imam Agus Taufiq Di tahun 2021 tentunya setiap orang mempunyai harapan baru. Saya yakin bahwa dengan bergulirnya  tahun baru seiring perjalanan ruang dan waktu pasti mereka ingin menjadikan apa yang mereka kerjakan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Mengingat bahwa termasuk tanda-tanda orang beruntung adalah apa yang ia kerjakan hari ini harus  lebih baik dari hari kemarin, begitu juga sebaliknya. Dekade saat ini  bangsa kita dirundung yang namanya  bencana yang datang silih berganti, belum lagi musim pandemi yang tak kunjung pergi. Entah sampai kapan kita menanti dan menikmati musim pandemi. Semoga pandemi segera pergi dan harapan baru segera kita nikmati menjemput ridlo Ilahi robbi.  Sebagai masyarakat yang agamis dengan melihat situasi dan kondisi saat ini harus punya ghirrah untuk mendekatkan diri kepada Ilahi robbi. Tentunya kita sadar bahwa hanya kepadaNya kita memohon dan meminta disertai dengan ikhtiar. Dan Allah SWT tak akan merub...

Menangkal Digiseksual di Era Modern

  Oleh :  Imam Agus Taufiq  Munculnya Revolusi Industri pada tahun 1784 menuntut manusia untuk menciptakan berbagai hal yang mampu meringankan pekerjaan. Waktu silih berganti, seiring berjalannya jarum jam , revolusi industri terus mengalami perkembangan, bahkan saat ini   sampai pada revolusi industri 4.0. Realita   ini sangat menguntungkan bagi manusia   seiring   perkembangan teknologi yang semakin cepat melesat   membuat segalanya menjadi mudah. Manusia tidak perlu lagi bersusah payah dan dibuat pusing   dalam mengerjakan berbagai hal, karena semua pekerjaan telah diambil alih oleh teknologi. Revolusi Industri 4.0   memberikan banyak terobosan dalam teknologi di antaranya, komputer, gagdet , robot pintar, robotika, kecerdasan buatan atau AI ( Arificial Intelligence ), internet, kendaraan, dan lain sebagainya . Keterlibatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari menyebabkan manusia menjadi ketergantungan, di sisi lain teknologi ...