Langsung ke konten utama

Postingan

Sadar diri akan Kebaikan dan Kenikmatan Allah

Oleh: Imam Agus Taufiq Manusia yang masih bisa menghembuskan nafas senantiasa mendapatkan kebaikan dari Allah swt. Semua kenikmatan, kasih sayang yang tak pernah hilang diberikan oleh Allah swt secara murah meriah. Segala kenikmatan ini seharusnya bisa membangkitkan semakin cinta kita kepada-Nya.  Tiada tandingan bahkan saingan di dunia ini yang bisa memberikan kebahagiaan kepada manusia selain Allah swt. Semua yang ada di dunia ini merupakan anugerah pemberian-Nya. Seyogyanya, tiada yang layak untuk dicintai dengan penuh ketulusan secara total kecuali hanyalah Allah swt. Tentunya semua itu disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, manusia mencitai dirinya, keberadaannya, dan apa pun yang manusia miliki. Inilah yang membuat hidup manusia menjadi dinamis. Manusia tidak akan suka jika kesempurnaan dan keberadaannya dirusak oleh orang lain. Begitu juga dalam ihwal cinta kepada Allah, jika manusia mengenal Rabbnya pasti menyadari akan keberadaan dan  kebaikan yang diterimanya. Semua ...

Tanda-tanda Cinta Kepada Allah

Oleh:  Imam Agus Taufiq تعصى الإله وتظهر حبه # هذا محال فى الفعال بديع  لوكان حبك صادقالأ طعته # لأن المحب لمن يحب مطيع  Seorang yang cinta itu pasti berusaha mengorbankan sesuatu untuk yang dicintainya.  Ia rela berkorban, siap siaga demi  yang dicintainya tidak kecewa. Begitu juga seorang yang cinta kepada Allah swt pasti berusaha semaksimal mungkin untuk yang terbaik. Seorang yang cinta Allah, tentu saja ada tanda-tandanya.  Mengutip apa yang dikatakan Usman bin Hasan Ahmad Asy-Syakir Al-Khubu dalam kitab  Durratun Nasihin fil-Wa'dzi wal-Irsyad, berkata Siti Aisyah r.a: "Barang siapa cinta kepada Allah swt, Ia akan memperbanyak dzikir kepada-Nya, dan sebagai ganjaranya Allah akan ingat pula padanya dengan rahmat dan ampunan-Nya, memasukkannya ke dalam surga bersama Nabi-nabi-Nya dan hamba-hamba kecintaan-Nya dan memberinya kehormatan melihat keagungan-Nya. Dan barang siapa men intai nabi Muhammad saw, ia akan memperbanyak bacaan salawat kepada-Nya, ...

Tiga Perkara Pasti Datangnya

Oleh: Imam Agus Taufiq  Hidup adalah hak dan mati adalah wajib. Sekalipun hidup itu hak, bukan berarti  manusia bisa seenaknya. Hidup merupakan anugerah yang luar biasa yang harus disukuri baik secara lisan, perbuatan. Karena dengan bersukur akan ditambah nikmatnya, sebaliknya jika manusia kufur maka akan menuai azab yang pedih. Manusia sebagai makhluk yang agamis tentu anugerah hidup ini tak dibiarkan lewat begitu saja, tetapi pasti butuh yang namanya penghambaan dalam rangka merealisasikan sukur. Mengingat bahwa manusia diciptakan oleh Allah swt hanyalah untuk beribadah kepada-Nya.  Ibadah di sini tak cuma melulu merealisasikan rukun Islam yang ada lima. Selebihnya ibadah merupakan sesuatu yang mengandung energi positif dan ada bekas kemanfaatan sesama manusia. Dan semuanya itu bisa berjalan apabila ada niatan tulus tanpa ada embel-embel yang lain. Tidak ada niatan pamer, dipuji, atau ingin didengar orang lain. Memang manusia diciptakan oleh Allah swt berbeda dengan mak...

Momentum Hari Santri

 Oleh :  Imam Agus Taufiq Berusaha meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt itu penting. Caranya dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Menyadari betul atas kehadiran Allah swt kapanpun, dimana pun kita berada, dalam kondisi dan keadaan apa saja kita merasakan kehadiran Allah swt.  Takwa merupakan puncak pencapaian spiritual manusia dihadapan Allah swt. Kita berusaha sekuat tenaga untuk istikamah, berpegang teguh ajaran Islam baik urusan akidah, ibadah, akhlak dan muamalah. Berusaha konsisten menjaga ketaatan kepada Allah swt, supaya mendapatkan keridhaan-Nya selamat dunia dan akhirat.  إن الذين قالوا ربنا الله ثم استقاموا فلا خوف عليهم ولا هم يحزنون Besok lusa hari Minggu tanggal 22 Oktober 2023 merupakan hari istimewa, hari bersejarah yakni hari santri nasional. Hari santri nasional berlandaskan momentum resolusi jihad yang difatwakan oleh para kiai, ulama terdahulu ketika mereka mengusir penjajah pasukan sekutu ...

Literasi Tiada Henti

Oleh: Imam Agus Taufiq  Alhamdulillah rasa sukur yang tak terhingga bisa mengikuti kopdar SPK Tulungaagung yang diselenggarakan pada hari Minggu Wage tanggal 15 Oktober 2023 M atau bertepatan pada tanggal 29 Rabi'ul Awal 1445 H. Kopdar SPK Tulungagung hari ini sekaligus sebagai pelepas rasa rindu, setelah lama  hanya bersua lewat medsos anggota SPK Tulungagung.  Bisa hadir dalam kopdar SPK Tulungagung,  bagi saya merupakan anugerah yang luar biasa. Di tengah jadwal kegiatan yang padat, saya sebisa mungkin  menyempatkan hadir dalam acara kali ini, entah disadari atau tidak tentunya pada acara kopdar pasti ada hal  baru. Kopdar hari ini digelar di perumahan BMW Madani Kav. 16 Bago Jl. MT. Haryono Tulungagung yang sekaligus sebagai markas SPK Tulungagung. Ternyata kopdar ini memang menjadi ruang rindu ruang ilmu.  Saling sapa menjadikan semakin memantapkan  dalam menjalin silaturrahim di antara  anggota SPK Tulungagung.  Lintas keilmuan, li...

Usaha Menikmati Iman

Oleh:  Imam Agus Taufiq  "Carilah kenikmatan keimanan dalam tiga ibadah, yaitu salat, zikir, dan membaca Al Qur'an. Kalian pasti akan menemukannya di sana. Jika tidak, maka ketahuilah bahwa pintu hatimu berarti telah tertutup"  (Al-Hasan Al-Bashri) Seseorang dalam beragama pasti menginginkan iman yang selalu bertambah, meskipun iman seseorang itu pasang surut naik turun(fluktuatif). Iman atau percaya tak cukup hanya ucapan, tetapi harus butuh pembenaran  dalam hati dan membuktikan dalam amal perbuatan. Seseorang ketika memeluk agama apapun seharusnya tidak boleh kacau. Melihat pengertian agama dari bahasa Sansekerta terdiri a dan gama. A berarti tidak, dan gama artinya kacau. Ketika dirangkai menjadi agama berarti tidak kacau.  Untuk tidak kacau dalam beragama butuh yang namanya kapasitas atau usaha meningkatkan keimanan. Usaha dalam meningkatkan kepasitas keimanan harus ada niatan sungguh-sungguh, harus dipaksa, dan tak bisa diwakilkan. Butuh pembuktian dengan ...

Dibalik Lafadz Basmalah

 Oleh:  Imam Agus Taufiq Perlu diketahui bahwa Bismillah ternyata mengandung banyak keberkahan. Siapa saja yang membiasakan membaca basmalah, maka akan berhasil segala yang dicita-citakan dan akan selalu dihormati dalam kehidupan masyarakat. Ternyata kitab-kitab yang Allah turunkan dari langit ke bumi ada 104. Lampiran nabi Syits ada 60, lampiran nabi Ibrahim 30, lampiran nabi Musa sebelum kitab Taurat ada 10, dan kitab Taurat, Injil, Zabur serta Al Qur'an. Seluruh makna kitab-kitab tersebut terkumpul dalam surat Al Fatihah, kandungan surat Alfatihah terangkum dalam basmalah. Sedangkan kandungan makna basmalah tercakup dalam Ba' nya lafadz basmalah. Ada dua kisah menarik kaitan dalam lafadz bismillah. Pertama, seorang alim yang shaleh tertimpa sakit berat. Berobat ke mana-mana dokter tak sanggup mengobati sakitnya. Lalu alim tadi merenungkan kembali tentang rahasia dibalik bacaan basmalah. Seketika itu alim membiasakan membaca basmalah sebanyak-banyaknya tanpa membatasi bilang...