Langsung ke konten utama

Aktifitas yang Dapat Pertajam Daya Ingat

 Imam Agus Taufiq 


"Berhenti belajar akan menjadikan bodoh. Berhenti berpikir akan menjadikan lupa. Dan berhenti berpikir positif akan menjadikan tidak kreatif"


Ketika aktifitas belajar sudah berjalan normal dan berhasil menghafal pelajaran,  tentunya banyak di antara kita berfikir  bisa mempertahankan hafalan itu agar materi atau informasi mudah hadir atau muncul di kepala saat dibutuhkan. Tantangan semacam ini memang lebih sulit. Oleh karena itu, kita harus mencari cara jitu untuk meningkatkan kemampuan otak guna menciptakan daya ingat yang kuat. 

Daya ingat sangat dibutuhkan, terutama jika posisi kita adalah pelajar, mahasiswa, atau lainnya. Ada banyak cara yang dilakukan untuk memaksimalkan kemampuan daya ingat kita. Hal-hal yang harus dilakukan dalam rangka berusaha meningkatkan daya ingat adalah sebagai berikut.

Pertama, berpikir. Pasti kita pernah mengalami ketika mengingat suatu hal, tetapi tak kunjung muncul di kepala, tentu kita merasa sebal. jika mengalami hal semacam ini jangan panik. Usahakan tenangkan diri sesaat sambil memikirkan hal ringan, seperti jenis buah-buahan, macam-macam olahraga air, atau nama-nama sahabat. Aktifitas itu akan bisa membantu kita lebih cepat mengingat hal penting.

Kedua, senam otak. Seiring berjalannya waktu, daya ingat orang akan berkurang karena faktor usia. Semakin tua usia orang, biasanya akan semakin mudah lupa. Namun , tak menutup kemungkinan lupa juga menimpa orang usia muda. Jika terjadi permasalahan ini, solusinya dapat dikurangi dengan cara melatih otak. otak adalah sejenis otot yang perlu dilatih secara berkala. Cara melatihnya adalah membuat tantangan atau tebakan untuk diri sendiri untuk mengasah ingatan, contohnya menyebut judul lagu-lagu lama, sepuluh barang yang ada di ruang kerja, mengingat bait puisi waktu kecil, dan sebagainya.

Ketiga, makanan nutrisi otak. Bukan hanya minyak ikan, suplemen, dan lain-lain  yang dapat mempertajam daya ingat, tetapi juga bahan makanan yang berwarna merah dan ungu, seperti bluenberry, buah bit, dan bawang merah. Bahan makanan kaya asam folat, seperti brokoli, pisang, dan kacang polong ternyata juga bermanfaat menjaga kesehatan otak. 

Keempat, permainan asah otak. Permainan asah otak bisa dilakukan dengan cara mengisi teka-teki silang yang ada di koran, majalah atau memainkan permainan yang ada di gagdet yang bermanfaat positif meningkatkan daya ingat seseorang. Bermain catur juga bisa dilakukan untuk mengasah otak. Otak manusia ibarat otot. Jika tidak dilatih melalui olahraga maka otot akan melemah. Sebaliknya, apabila sering dilatih otot akan menjadi kuat. Begitu pun dengan otak. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan memory sport. Dan aktifitas paling mudah adalah dengan mengisi teka-teki.

Kelima, tidur dalam waktu cukup. Tidur sangat dibutuhkan agar sel tubuh dapat istirahat dan melakukan regenerasi, termasuk sel otak. Oleh karena itu, kita berusaha membamgun kerja sama positif antara fisik dan mental agar tercipta tidur sehat dan berkualitas. Selain tidur malam yang cukup, tidur siang atau orang Jawa biasa menyebut "Qoilolah" sekedar merebahkan diri di siang hari sangat membantu otak untuk kembali fresh. Belajar membiasakan tidur siang hari atau sekedar merebahkan diri selama kurang lebih 20 menit. Kurang tidur menyebabkan beberapa masalah, seperti penurunan kemampuan otak, rasa mudah tersinggung, marah tanpa sebab, sulit mengontrol nafsu makan dan sebagainya. 

Keenam,  minum air putih. Fakta menunjukkan bahwa seluruh fungsi organ tubuh akan berjalan baik ketika mendapatkan asupan air yang cukup, tak terkecuali otak. Oleh karena itu, kita perlu membiasakan kosumsi minimal 8 gelas air putih setiap hari.

Ketujuh, melakukan kegiatan santai. Tekanan atau stres membuat kerja otak melemah dan sulit berkosentrasi. Ketika terjadi kondisi demikian, lakukan istirahat sejenak sambil aktifitas santai, seperti baca buku atau sekedar bermain game online untuk memulihkan kerja otak. Penurunan daya ingat sebenarny juga disebabkan oleh banyak faktor, misalnya benturan, anemia, insomnia, kekurangan zat gizi tertentu, tumor dan lainnya. 

Kedelapan, dawamul wudhu atau melanggengkan wudhu. Yang terakhir ini merupakan cara terampuh dalam mempertajam daya ingat. Begitu juga kelihatan sepele, tapi istikamahnya yang berat. Jargon dawamul wudhu sangat kental dikalangan santri ketika masih mondok atau nyantri ke kiai. Kiai terus mewanti-wanti santri untuk membiasakan dalam keadaan suci dalam setiap hal. Dan efek dawamul wudhu itu sangat luar biasa. 

Demikian tadi hal sepele yang bisa dilakukan guna mempertajam daya ingat. Pemberian akal budi yang Maha rahmat perlu kita rawat guna memberikan energi kemanfaatan setiap saat. Guna memberikan energi kemanfaatan perlu dilatih, diasah dengan proses belajar tanpa berhenti sesaat. Ketika berhenti sessaat pasti mengurangi energi manfaat dan akan menjadi istirahat. Wallahu 'alamu. 


Tulungagung, 16 Februari 2022.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jejaring Santri Tegalsari Ponorogo di Tulungagung

Oleh: Imam Agus Taufiq Jejaring Pesantren Tegalsari Ponorogo yang ada di Tulungagung dapat diungkap melalui salah satu ipar Kyai Muhammad Ageng Besari, yaitu Raden Witono/ Syekh Hasan Ghozali yang berkiprah di Tulungagung. Hasil pernikahannya dengan Nyai Jarakan, Syekh Hasan Ghozali memiliki putra-putri antara lain  Kyai Imam Jauhari Mahmud (Notorejo Gondang Tulungagung), Kyai Muntaha (Mbah Muntaha Jarakan Gondang Tulungagung), Kyai Gembrang Serang ( Kyai Ageng Nur Rahmatullah), dan Nyai Robi'ah. Nama lain Syekh Hasan Ghozali Kalangbret, Tulungagung adalah Kyai Ageng Witono atau Kyai Naib Witono atau Kyai Mangun Witono. Mengapa disebut Mbah Witono karena Syekh Hasan Ghozali merupakan sosok yang pertama kali mengadakan kajian-kajian Islam (wiwitane ono: Jawa) di daerah Kalangbret Tulungagung. Syekh Hasan Ghozali sering bersilaturrahmi dengan keluarga-keluarga dari Raden Setro Menggolo ( Syekh Abu Naim Fathullahyang makamnya terletak di barat makam Sentono Lodoyo Blitar) dan Raden Ra...

Ketentraman Hati

 Oleh : Imam Agus Taufiq Di tahun 2021 tentunya setiap orang mempunyai harapan baru. Saya yakin bahwa dengan bergulirnya  tahun baru seiring perjalanan ruang dan waktu pasti mereka ingin menjadikan apa yang mereka kerjakan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Mengingat bahwa termasuk tanda-tanda orang beruntung adalah apa yang ia kerjakan hari ini harus  lebih baik dari hari kemarin, begitu juga sebaliknya. Dekade saat ini  bangsa kita dirundung yang namanya  bencana yang datang silih berganti, belum lagi musim pandemi yang tak kunjung pergi. Entah sampai kapan kita menanti dan menikmati musim pandemi. Semoga pandemi segera pergi dan harapan baru segera kita nikmati menjemput ridlo Ilahi robbi.  Sebagai masyarakat yang agamis dengan melihat situasi dan kondisi saat ini harus punya ghirrah untuk mendekatkan diri kepada Ilahi robbi. Tentunya kita sadar bahwa hanya kepadaNya kita memohon dan meminta disertai dengan ikhtiar. Dan Allah SWT tak akan merub...

Belajar dari Penulis

 Imam Agus Taufiq  Ngainun Naim adalah seorang doktor bidang Islamic Studies lulusan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Akademisi dan pegiat literasi ini lahir di Tulungagung pada 19 Juli 1975, merupakan sosok figur yang rajin membaca dan menulis. Sosok yang sekarang menjabat kepala LP2M di kampus dakwah dan peradaban IAIN Tulungagung, baginya belajar--menggali ilmu lewat membaca dan menulis adalah bagian jalan hidupnya. Sikap aktif membaca dan menulis kini terus beliau tularkan dari generasi ke generasi. Salah satunya lewat WA Group sahabat pena kita Tulungagung. Sikap aktif menulis juga beliau tuangkan ke dalam buku. Sudah banyak buku yang ditulisnya. Buku beliau yang sangat populer dan digandrungi adalah "The Power of Reading dan The Power of Writing". Dan buku yang baru terbit adalah "Menulis Itu Mudah 40 Jurus Jitu Mewujudkan Karya yang  tophit dan cetak ulang beberapa kali. Buku karya beliau banyak dijadikan bahan referensi dan rujukan mereka yang ...